Risiko Diet Karbohidrat

  • Whatsapp
Ilustrasi Diet

Meski membawa manfaat bagi kesehatan, diet karbohidrat juga memiliki risiko, apalagi jika dilakukan tanpa pengawasan dokter. Berikut adalah beberapa risiko diet karbohidrat yang perlu diperhatikan:

1. Kurang nutrisi

Menjalani diet karbohidrat tanpa arahan dari dokter membuat Anda lebih berisiko untuk mengalami kekurangan nutrisi dan serat. Apalagi jika selama menjalani diet ini, asupan protein hewani dan makanan berlemak yang dikonsumsi tidak dikontrol dengan baik.

Read More

2. Kolesterol tinggi

Anda yang menjalani pola diet karbohidrat, berisiko untuk menderita kolesterol tinggi. Risiko ini dapat dialami jika saat menjalani diet karbohidrat, Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan berprotein dengan kandungan lemak yang tinggi.

Tingkat kolesterol tinggi yang disebabkan pola diet yang salah tidak bisa disepelekan, karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Gangguan ginjal

Jika dalam menjalani diet ini Anda mengonsumsi terlalu banyak protein, risiko untuk mengalami gangguan ginjal dapat meningkat. Apalagi jika sebelumnya Anda sudah memiliki gangguan ginjal.

4. Osteoporosis

Risiko untuk menderita osteoporosis juga mengintai para pelaku diet karbohidrat. Risiko ini dapat meningkat apabila saat menjalani diet ini, Anda terlalu banyak mengonsumsi protein. Hal ini karena kalsium dapat keluar melalui urine jika protein yang Anda konsumsi terlalu banyak.

Pertimbangkan manfaat dan risiko dari diet karbohidrat sebelum menjalaninya. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter selama menjalani diet karbohidrat, sehingga Anda dapat memaksimalkan manfaatnya, serta meminimalkan risikonya.

Related posts