Harga 5000/kg Petani Karet Menangis

  • Whatsapp
Ilustrasi Net

Pulang Pisau – Tak hanya di kota – kota besar dampak pandemi corona juga menyerang sampai ke desa – desa.

Berkurangnya pesanan getah karet membuat para petani kebingungan pasalnya harga yang semakin anjlok dan juga kebutuhan semakin meningkat.

Menjelang bulan Ramadhan beberapa bahan pokok sudah mulai meningkat seperti gula, dipasar mencapai angka 24 ribu per kg nya.

Turunnya harga karet karena permintaan karet di dunia semakin turun. Hal itu karena produksi produk dari karet mulai ditahan lantaran beberapa industri tutup atau tidak produksi sementara seperti pabrik ban dan lainnya.

Eko warga Gandang, Kec. Maliku, Kab. Pulang Pisau salah satu petani karet memaparkan saat ini dirinya sulit mencari pembeli karet dengan harga tinggi, hampir semua pembeli karet mematok harga 5 ribu/kg.

“Saya bingung harus dijual atau tidak dengan harga 5 ribu/kg, kalau tidak dijual bagaimana saya memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Selain itu dia juga berharap pemerintah memperhatikan rakyat yang ada didesa dan berusaha membuat harga getah karet tinggi seperti dulu.

“Semoga pemerintah mendengar dan memperhatikan rakyat kecil didesa, yang hanya mengandalkan pendapatan dari getah karet. Kami berharap getah karet seperti dulu minimal diharga 10-12 ribu/kg,” tutupnya. (za)

Related posts