Challenge Belah Durian Pake Tinju

  • Whatsapp
Chintya Candranaya

Pesilat bernama Chintya Candranaya telah membuat warganet terpana dengan aksi memenuhi tantangan membelah duren memakai tinju. Video “durian punch” itu ia unggah di akun Instagram pada Sabtu (11/4) dan telah ditonton ratusan ribu orang. 

Melihatnya saja sudah cukup mengerikan mengingat kulit durian yang tajam dan keras, namun Chintya sama sekali tak terlihat kesakitan. Bukan saja durian itu langsung hancur sekali hajar, tetapi batu di bawah buah itu pun ikut terbelah. 

Seperti yang diutarakan oleh @azizahchobe, “Saya malah fokus ke batu besarnya itu hehe,” komentarnya.

“Durian Punch. Cara belah buah duren paling paling gak higienis sedunia, dapet challenge untuk belah buah duren, endingnya malah gak bisa disantap deh.” tulis Chintya dalam caption Instagram post-nya itu.

Tidak hanya aksi menghancurkan durian ini saja yang telah membuat warganet heboh akan aksi dari Chintya, banyak tantangan lain yang turut mengejutkan sekaligus membuat kagum para penggemarnya. Chintya juga pernah memecahkan sebuah botol beling tebal, padahal ketika dicoba dipukul pada batu botol tersebut tidak pecah. Lalu ada banyak sekali video ia menendang dan mengadu tulang keringnya dengan pipa besi, batang pohon, dan tembok beton.

Chintya Candranaya merupakan pesilat wanita dari perguruan Jigh AD Harimau Utara asal Lampung. Wanita berusia 24 tahun itu juga kerap memperlihatkan aksi silatnya yang mumpuni, baik lewat Instagram maupun di channel YouTube-nya yang telah memiliki lebih dari sejuta subscriber.

Chintya telah menekuni dunia pencak silat sejak masih berusia 7 tahun. Ia juga pernah menjadi salah satu pemeran di film ‘Benyamin Biang Kerok’ yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, di mana ia berperan sebagai manusia harimau yang mengandalkan seni bela diri yang ia kuasai.

Pada bulan Januari kemarin, Chintya sempat dibuat murka setelah Marcel Radhival menunggah video di YouTube di mana ia berkomentar dengan nada yang ‘melecehkan’ seni bela diri pencak silat. Marcel yang dikenal dengan sebutan ‘Pesulap Merah’ itu mengatakan bahwa besi yang digunakan dalam pertunjukan pencak silat adalah besi yang mudah patah dan mudah dilakukan oleh siapapun. Ketika itu Marcel mengomentari aksi anak-anak tengah berlatih pencak silat.

Chintya pun tidak tinggal diam, ia membuat video untuk merespon si Pesulap Merah yang dinilainya telah berkomentar dengan tidak sopan. Dalam video yang kini telah ditonton lebih dari 5 juta orang di YouTube, Chintya menjelaskan bahwa besi tersebut memang mudah patah karena digunakan untuk latihan para pemula. Mengamuk, ia berlanjut dan menunjukkan kekuatan bela dirinya dengan memecahkan sebuah balok

Related posts