Terjadi Lagi! Sebanyak 500 Ribu Akun Zoom Diperjualbelikan di Dark Web

  • Whatsapp
logo zoom

 Sebelumnya infokalteng.id telah melaporkan adanya ratusan akun pengguna Zoom yang bocor dan dijual di dark web. Namun kali ini terdapat kasus kebocoran data baru dari layanan video conference tersebut.

Salah satu perusahaan keamanan cyber bernama Cyble baru saja menemukan 530.000 data akun dari pengguna Zoom yang saat ini diperjualbelikan melalui dark web.

Read More

Dikutip dari The Independent, data yang terdapat di dark web tersebut berisikan email, password, link URL rapat, hingga host key pengguna Zoom. Sebenarnya pihak Cyble sudah mulai melacak kasus ini sejak 1 April 2020 lalu.

Dikatakan bahwa data akun Zoom yang dijual hanya dibanderol dengan harga US$0,002 per akun atau setara dengan Rp31.45. Bahkan ada beberapa akun yang diberikan secara gratis kepada para pengakses dark web.

Peneliti dari Cyble juga mengatakan bahwa sepertinya data-data yang dijual tersebut bukanlah data yang diperoleh dari hasil peretasan, melainkan dari data yang bocor akibat kesalahan pihak Zoom sendiri.

Saat ini pengguna Zoom dihimbau untuk mengubah password akun mereka dan tidak menggunakan password yang sama dengan akun apapun yang mereka punya saat ini.


Related posts