Ruangguru Disebut Milik Singapura ! ini tangapan Belva Devara

  • Whatsapp
Adamas Belva Syah Devara

Startup Ruangguru menjadi perbincangan setelah CEO-nya, Belva Devara memutuskan mundur dari jabatan sebagai staf khusus presiden milenial. 

Ruangguru menjadi perusahaan mitra pemerintah untuk Program Kartu Prakerja senilai Rp5,6 triliun. Namun status perusahaan Ruangguru menjadi sorotan.

Read More

Dalam Administrasi Hukum Umum (AHU) dari Kemenkumham diketahui badan hukum Ruangguru adalah PT. Ruang Raya Indonesia. Dalam anggaran dasar pada 17 Maret 2020, Ruang Raya Indonesia tercatat sebagai perusahaan pemilik modal asing (PMA).

Dalam data dari Kemenkumham itu, Ruang Raya Indonesia memiliki modal dasar Rp2 triliun. Nilai tersebut terbagi atas 20 juta unit saham dengan harga Rp100.000 per saham. Adapun jumlah modal disetor dan ditempatkan penuh senilai Rp649.440.900.000 yang terbagi dalam 6.494.409 unit saham.

Tidak ada nama Belva Devara dalam komposisi pemilik Ruangguru yang sahamnya hanya dimiliki dua orang dalam Ruang Raya Indonesia. Mayoritas saham Ruang Raya Indonesia dimiliki oleh Ruangguru Pte Ltd. 

Menanggapi hal itu, Belva Devara buka suara. Dalam akun Instagram Stories-nya dia menegaskan bahwa Ruangguru merupakan perusahaan miliknya.

“Tidak benar “mayoritas dimiliki investor Singapura”. Ya Tuangguru Pte Ltd yang di Singapura ya punya saya juga, kami juga punya pegawai di Singapura. Selain Singapura, kami juga ada perusahaan Ruangguru lain dan ratusan pegawai di Vietnam juga di Thailand. Semuanya punya saya, anak muda berkebangsaan Indonesia,” tegas Belva Devara.

Related posts