Kemasukan Air ketika Wudhu atau Mandi, Batalkah Puasamu? ini penjelasanya

  • Whatsapp
ilustrasi berwudhu

DALAM ilmu fikih terdapat beberapa hal yang dapat membatalkan puasa. Di antaranya makan dan minum atau memasukan sesuatu ke dalam tubuh, secara sengaja.

Namun tanpa disadari sebagian orang malah menelan air ketika mandi atau wudhu. Sesuatu yang sudah masuk ke dalam perut tidak bisa dikeluarkan lagi, karena akan dianggap sebagai muntahan yang dapat membatalkan puasa. Lalu jika tidak sengaja meminum air ketika mandi atau wudhu apakah membatalkan puasa?

Read More

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Masjid Istiqlal, Ustadz Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, jika tidak sengaja menelan air ketika wudhu atau mandi, maka puasanya tidak akan batal.

“Ketika ada air tertelan saat melakukan aktivitas tersebut tidak dapat membatalkan puasa dengan syarat tidak melebih-lebihkan. Tapi bila dengan cara membasuh dengan keras atau memenuhi air di dalam mulut secara berlebihan maka dapat membatalkan puasa,” katanya saat dihubungi media, Selasa (28/4/2020)

Ia melanjutkan, hukumnya akan menjadi batal secara mutlak apabila berlaku pada aktivitas yang tidak dianjurkan syariat. Misalnya basuhan keempat dalam wudhu, mandi dengan tujuan membersihkan atau menyegarkan badan serta mandi dengan menyelam. Kemudian air masuk ke dalam tubuh atau menelannya, hal inilah yang dapat membatalkan puasa.

“Nah kemasukan air saat menjalankan aktivitas ini dapat membatalkan puasa, meski dilakukan tanpa melebih-lebihkan mengalirkan air,” terangnya.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berdoa ketika sedang puasa Ramadhan. Selain itu, atas semua ketidaksengajaan seperti menelan air ketika mandi dan wudhu dapat termaafkan.

Allah SWT berfirman:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: “Ya Allah, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 127).

Related posts