Doa Selamat dari Wabah Corona

  • Whatsapp
Ilustrasi Doa

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan isolasi diri sebagai pencegahan wabah corona (COVID-19) membuat masyarakat harus tetap di rumah saja. Lalu bagaimana seharusnya sikap seorang Muslim?

Sekretaris Dewan Keluarga Masjid (DKM), Masjid El Syifa Ciganjur Ustadz Hadi Saifullah mengatakan, apapun kondisi yang sedang terjadi saat ini sudah seharusnya tetap bersyukur dan diambil hikmahnya. Salah satu contoh hikmah PSBB menurutnya adalah keluarga jadi lebih harmonis.

Read More

“Penerapan PSBB justru membuat keluarga lebih banyak berkumpul, orangtua bisa memantau dan mendidik langsung anaknya, sholat berjamaah, mengaji bersama, ini adalah hal yang sangat berharga dan tak ternilai, harus disyukuri. Inilah hikmat dari wabah ini,” katanya saat dihubungi Okezone belum lama ini.

Selain itu agar keluarga selama dari wabah virus corona, Muslim dianjurkan berdoa. Doa berikut ini dibaca oleh Rasulullah pada siang dan malam.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى

Allâhumma innî as-aluka al-‘âfiyah fid dunyâ wal âkhirah, allâhumma innî as-asluka al-‘afwa wal âfiyah fî dînî wadunyâya wa ahlî wa mâlî, allâhumma-stur ‘aurâtî wa âmin rau‘âtî.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut…”

Lebih lanjut, kata ustadz Hadi, ketika masa PSBB ini jangan hanya terfokus ke dalam perekonomian saja. Jadikan wabah corona sebagai teguran dari Allah agar tetap bersyukur, sebab masih bisa diberikan nikmat lainnya dengan cara berkumpul bersama keluarga.

“Jadi jangan kita cuma melihat (PSBB dan wabah corona) dari sudut ekonomi atau materi karena kehilangan bisnis. Allah telah mengingatkan kelalaian sebagian besar kita terhadap hak keluarga, istri, anak akan kebersamaan dan sentuhan pendidikan langsung dari orangtua dan suami. Jadi intinya bersyukur dan husnudzon terhadap takdir Allah,” pungkasnya.

Related posts