Viral !!! Warganet Malaysia Tuntut Para Kurir Diberikan Bonus dan Kenaikan Gaji

  • Whatsapp
Source: public domain pictures

Warganet di Malaysia tengah ramai menuntut agar para kurir pos diberikan bonus dan kenaikan gaji. Di tengah pandemi Covid-19, para kurir disebut sebagai profesi yang penting, mengantarkan surat dan barang-barang yang dibeli masyarakat lewat e-commerce karena pusat belanja Malaysia ditutup selama lockdown

Tren ini dipicu setelah perusahaan pengiriman logistik terbesar di negeri Jiran, Pos Malaysia Berhad, belum lama ini mengumumkan bahwa pihaknya kemungkinan tidak akan memberikan bonus untuk kurir pada tahun ini. Akun @CikTeh5 bersama @anthraxxxx bersama menyuarakan agar para kurir mendapatkan haknya secara sesuai. Tweet itu kini viral setelah disukai puluhan ribu warganet di Twitter.

Read More

“Sudah seperti Sinterklas saja bentuk Kurir Malaysia… Tolonglah, naikkan gaji mereka; mereka juga bagian dari garis depan kami!” protesnya di tweet itu.

Dalam foto itu, tampak para kurir mengantarkan banyak barang dengan sepeda motor, hingga kelebihan muatan. Pos Malaysia Berhad mengatakan bahwa kondisi keuangan perusahaannya saat ini telah menyebabkan pihaknya tidak mampu untuk memberikan bonus pada para kurir tahun ini. 

Mereka beralasan bahwa pandemi Covid-19 telah membuat pendapatan perusahaan berkurang. Namun, berdasarkan berita yang beredar mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah mencatatkan peningkatan dalam pengiriman. Hal itu disebabkan karena warga Malaysia telah beralih ke e-commerce untuk membeli barang-barang secara online. 

Meski begitu, perusahaan mengatakan bahwa wabah Covid-19 di Malaysia telah menyulitkan perusahaan. Biaya operasional membengkak dan banyak pengiriman yang terlambat karena pengurangan jam kerja para kurir.

Sebelumnya, foto di atas telah viral di media sosial Malaysia yang memperlihatkan seorang kurir tengah menangis dibawah rintik hujan. Menurut informasi, kurir tersebut sedih setelah mendapat surat edaran dari perusahaan yang menginformasikan tidak akan ada bonus. 

Warganet pun banyak yang menunjukkan simpati dan membantu para kurir di masa yang sulit ini. Meski melaporkan kondisi keuangannya sedang sulit, Pos Malaysia mengatakan pihaknya tidak akan merumahkan ataupun melakukan PHK terhadap para karyawannya. 

Bagaimana di Indonesia?

Sementara itu, di Indonesia, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) mengaku mengalami hal yang serupa, bahwa mereka kesulitan menangani arus kas. Asperindo juga mengatakan bahwa industri jasa pengiriman di Indonesia belum menunjukkan adanya peningkatan selama pandemi Covid-19 ini. 

Meski demikian, melansir CNBC Indonesia, Ketua Asperindo, M. Feriadi mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan hak penuh karyawan, termasuk pemenuhan biaya operasional dan juga pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Ia juga menyebutkan belum menerima laporan adanya PHK atau karyawan yang dirumahkan oleh para perusahaan logistik.

Related posts