Tak Kuat Hadapi Messi, Bek Legendaris AC Milan Sampai Minta Diganti

  • Whatsapp
Lionel Messi

Bek legendaris AC Milan, Alessandro Costacurta, mengungkapkan pengalaman uniknya menghadapi Lionel Messi ketika bintang Barcelona itu masih berusia 16 tahun.

Megabintang milik Barcelona, Lionel Messi, layak disebut sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah. Ia bahkan memegang rekor dengan 6 kali meraih Ballon D’or, mengungguli rival terberatnya Cristiano Ronaldo yang baru memenanginya 5 kali.

Read More

Bakat hebat Messi bahkan sudah terlihat ketika ia masih remaja. Hal itu diungkapkan oleh bek legendaris AC Milan, Alessandro Costacurta. Pemain yang akrab dengan sapaan Billy ini mengaku dibuat kewalahan saat berhadapan dengan Messi yang baru berusia 16 tahun.

“Pada saat saya menghadapi Messi, usianya baru 16 tahun. Awalnya saya menganggapnya sebagai anak kecil biasa dan saya melakukan apa yang saya inginkan,” kata Costacurta kepada Sky Italia seperti dilansir Marca.

“Namun kemudian, setelah kira-kira lima belas menit, saya meminta Carlo Ancelotti (pelatih Milan saat itu), untuk menggantikan saya dengan pemain lain.”

Dengan statusnya sebagai warga negara Argentina, banyak pihak menyandingkan Messi dengan pemain legendaris Diego Maradona. Costacurta pun memberikan pendapatnya tentang perbandingan itu.

“Saya sangat beruntung bisa bertanding menghadapi baik Messi maupun Diego. Maradona bisa dilanggar sampai 66 kali sebelum pemain bertahan lawan mendapat peringatan (dari wasit). Namun dengan Leo, sepak bola saat ini situasinya berbeda.“

“Dalam hal status genius, mereka sama, juga dalam cara mereka mengekspresikan diri di atas lapangan. Tapi Messi jauh lebih keren daripada Maradona,” ungkap Costacurta.

Dikenal sebagai bek tengah tangguh semasa masih aktif bermain, Alessandro Costacurta adalah pemain legendaris klub Serie A Italia, AC Milan. Ia tercatat 21 tahun membela Rossoneri, sejak tahum 1986 hingga 2007, dengan total penampilan 488 kali.

Rekan seangkatan Paolo Maldini ini sukses membawa Milan meraih berbagai bergengsi, termasuk 7 gelar scudetto Serie A Italia dan 5 trofi Liga Champions. Sepanjang kariernya, ia hanya menghabiskan 1 musim di luar AC Milan yakni ketika membela Monza sebagai pemain pinjaman.

Related posts