Singapura Membuat Alat Penanda Warga yang Kontak dengan Penderita COVID-19

  • Whatsapp
Para siswa menggunakan masker di Sekolah Menengah Yio Chu Kang di Singapura (2/6). Foto: REUTERS/Edgar Su

Singapura akan meningkatkan teknologi pelacakan kontak para penderita virus corona. Nantinya, seluruh warga yang pernah kontan dengan penderita COVID-19 akan diberi tanda.

Diberitakan Reuters, Jumat (5/6), penanda tersebut berupa perangkat wearable yang dikenakan oleh warga. Benda itu bisa berupa tali atau benda kecil yang memancarkan sinyal.

Read More

“Kami sedang mengembangkan dan akan segera mengeluarkan alat pakai portabel yang tidak bergantung kepada kepemilikan smartphone,” kata Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan yang ditugaskan sebagai ketua inisiatif teknologi Singapura dalam pandemi virus corona.

“Jika alat ini berhasil, kami akan membagikannya kepada semua orang di Singapura,” lanjut dia lagi.

Ada sekitar 5,7 juta warga Singapura yang akan dibagikan alat ini. Sebelumnya Singapura telah memiliki aplikasi pelacak penderita virus corona, TraceTogether, yang sudah diungguh 1,5 juta orang.

Namun aplikasi tersebut mengalami masalah bluetooth terutama untuk pengguna ponsel keluaran Apple.

“Kami telah melakukan diskusi berulang kali di tingkat teknis dan kebijakan dengan Apple, tapi kami belum bisa menemukan solusi yang memuaskan,” kata Balakrishnan.

Angka penderita corona di Singapura saat ini mendapatkan penambahan 261 orang pada Jumat, angka terkecil dalam dua bulan terakhir. Total penderita corona di negara itu adalah 37.183 dengan kematian 24 orang.

Related posts