Emak-Emak Curhat ! Tagihan Listiknya Naik Jadi Rp1,1 Juta Sebulan

  • Whatsapp
Ilustrasi Token Listrik.

KENAIKAN tarif dasar listrik yang ditetapkan pemerintah membuat masyarakat merasa tercekik saat membayar tagihan listrik. Terlebih, banyak masyarakat yang beraktivitas di rumah saja, sehingga tagihan listrik semakin melonjak.

Salah satu keluhannya datang dari Kartini, warga Serpong Utara, Tangerang Selatan. Ia menjelaskan, pembayaran tagihan listrik rumahnya dengan daya 2200 VA naik hampir Rp300 ribu.

Read More

“Dilihat dari tagihan Mei, biaya kami di angka Rp822 ribuan. Sedangkan, Juni ini, barusan saja bayar, ternyata biayanya hampir Rp1,1 juta,” ungkap Kartini sedikit menggebu langsung pada media, Senin (8/6/2020).

Ia mengaku sangat kaget dan bingung mengapa tagihan listrik rumahnya naik drastis. Dia pun mengaku, kenaikan tagihan ini sangat terasa berat, apalgi di saat pandemi seperti ini yang mana pemasukkan pun tak seperti waktu biasanya.

“Kerasa sekali dan kaget banget tagihan listrik naik. Saya sih pengen tanya, kenapa PLN enggak info jauh hari? Kok lagi kondisi kayak gini malah naik?” paparnya.

Kartini mengaku juga kalau di Juni ini belum ada petugas pengontrolan PLN. “Saya juga mempertanyakan, kenapa nggak dikontrol bulan ini,” sambungnya merasa bingung.

Petugas PLN ini, sambung Kartini, biasanya mencatat pemakaian listrik, lalu dia melaporkannya ke pusat. Setelah itu baru dihitung pembayarannya berapa.

Ditanya apakah kenaikan tagihan listrik ini efek dari penggunaan daya listrik yang bertambah di saat PSBB, Kartini cukup yakin tidak ada penambahan tersebut. “Kami ngga tahu apakah kenaikan ini efek dari penggunaan atau memang harganya naik. Tapi, saya rasa nggak ada perubahan, pemakaian tetap,” pungkasnya.

Related posts