Heboh ! TPA di Tangsel Jebol Cemari Sungai & Sebar Bau Tak Sedap di Kawasan BSD

  • Whatsapp
Dee lewat akun @deelestari menunggah foto jebolnya tanggul turap penyangga (sheet pile)yang menopang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang

Beberapa pekan terakhir ini warga Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, mengeluhkan bau sampah tidak sedap yang tercium berhari-hari. Salah satunya adalah musisi dan penulis Dewi “Dee” Lestari yang menyebut. “BSD rasa Bantargebang”.

Dalam tweetnya yang viral hingga disukai ribuan warganet, Dee lewat akun @deelestari menunggah foto jebolnya tanggul turap penyangga (sheet pile)yang menopang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang pada 22 Mei kemarin, sehingga tumpukan sampah tumpah ke Sungai Cisadane. 

Peristiwa yang terjadi pada dini hari itu akibat adanya patahan dinding sheet pile sepanjang sekira 60 meter, yang diduga disebabkan karena banyaknya tekanan volume sampah bercampur air sisa curah hujan yang turun lebat selama beberapa hari berturut-turut.

Kini, pemerintah kota Tangsel dan kontraktor PT Ramai Jaya Purna Sejati yang membuat sheet pile tersebut, telah berjibaku mengeruk sampah yang tumpah ke Sungai Cisadane hingga 70% dan membuat terasering bertingkat, dengan tujuan apabila ada hujan air tidak langsung ke bawah.

Patahan sheet pile TPA Cipeucang itu menimbulkan kecurigaan akan adanya proses pembuatan yang di luar prosedur, lantaran proyek sheet pile dengan panjang 400 meter dan lebar 100 meter itu baru selesai dikerjakan pada Desember 2019 menghabiskan Rp 24 miliar.

Pihak kepolisian tengah menyelidiki longsornya sheet pile tersebut atas desakan berbagai pihak dan masyarakat untuk mengusut hal ini. Namun, belum ada keterangan rinci proses apa saja yang dilakukan petugas dalam mengumpulkan fakta-fakta di lapangan. Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono Adipradono, juga belum mau membeberkan unsur pidana dalam kejadian itu dan siapa saja yang akan diperiksa karena masih dalam proses penyelidikan.

Sheet pile itu dibuat untuk mencegah terjadinya kelongsoran sampah menumpahi sungai Cisadane. Sebelum adanya tanggul, belasan kali terjadi kelongsoran puluhan ton sampah karena TPA telah melebihi kapasitasnya. 

Meski telah dibuat tanggul, warga setempat melaporkan longsor sampah masih tetap terjadi, namun segera hilang terbawa arus sungai yang deras. 

Related posts