Ancaman Gelombang Kedua Covid-19, Bagaimana Gerak Dolar AS?

  • Whatsapp
dolar Amerika Serikat

 Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat di akhir perdagangan pada hari Jumat karena investor terus mencari tempat yang aman di tengah kekhawatiran gelombang kedua virus corona atau Covid-19.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,6 persen pada 97,3046, menyusul kenaikan 0,77 persen pada sesi sebelumnya. Demikian seperti dilansir Xinhua, Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Read More

“Kenaikan tiba-tiba kasus virus corona di beberapa bagian AS telah menyebabkan kekhawatiran gelombang kedua Covid-19 dan memicu koreksi pasar yang signifikan,” kata Thu Lan Nguyen, analis di Commerzbank Research.

“Reaksi ini dapat dimengerti karena wabah virus yang baru mungkin akan mengarah pada kebijakan lockdown yang pada gilirannya akan memiliki efek yang tidak pasti pada perekonomian,” tambah Nguyen.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1234 dolar AS dari 1,1301 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2492 dolar dari 1,2595 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,6843 dolar AS dari 0,6847 dolar.

Dolar AS membeli 107,44 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,80 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9542 franc Swiss dari 0,9431 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3612 dolar Kanada dari 1,3605 dolar Kanada.

Related posts