Daripada Minum Obat Batuk, Lebih Baik Makan Coklat

  • Whatsapp
ilustrasi batuk

TERBANGUN tengah malam karna batuk tentu sangat mengesalkan. Batuk membuat tenggorokan gatal, belum lagi jika keadaannya parah kita akan kesulitan untuk menelan.

Memang, sudah banyak obat batuk dengan berbagai jenis dan kegunaan yang diklaim mampu mengurangi batuk. Tapi, tahukah Anda jika ternyata ada beberapa makanan yang mampu mengurangi batok loh.

Profesor Alyn Morice yang merupakan kepala penelitian kardiovaskular dan pernapasan di University of Hull mengatakan cokelat dapat meredakan batuk. Bahkan menurutnya cokelat lebih baik dibandingkan dengan obat batuk berbentuk sirup.

“Para peneliti baru saja melihat hasil penelitian mengenai obat yang dijual bebas. Dari hasil terungkap bila obat batuk yang mengandung kakao lebih baik daripada obat standar untuk meredakan batuk,” ungkap Profesor Alyn seperti yang dikutip dari Mirror.

Selama bertahun-tahun Profesor Alyn mencoba menemukan obat terbaik. Hal itulah yang mendasarinya melakukan penelitian terhadap 163 pasien yang memiliki gangguan kesehatan batuk. Hasilnya pasien yang minum obat berbasis cokelat mengalami peningkatan penyembuhan yang signifikan dalam dua hari.

Sebenarnya ini bukan penelitian pertama yang menunjukkan cokelat dapat meredakan batuk. Sebelumnya para peneliti di Imperial College, London menemukan theobromine, alkaloid dalam kakao, lebih baik dalam menekan keinginan untuk batuk daripada kodein. Bahan tersebut sering digunakan dalam obat batuk.

Lantas, bagaimana sebenarnya cokelat bisa membantu mengatasi batuk? Menurut ahli lainnya, memakan sepotong cokelat bisa memberikan sedikit kelegaan pada tenggorokan.

Tapi cokelat akan bekerja lebih efektif dalam meredakan batuk apabila dikombinasikan dengan bahan obat lainnya. Tertarik untuk mencoba?

Related posts