Padahal Sedang Tidak flu, Kenapa Hidung Selalu Berair Ketika Menangis?

  • Whatsapp
Menangis

Setiap orang pasti pernah menangis. Saat sedang menangis, bisasanya hidung jadi berair seperti sedang flu atau pilek.

Padahal sebenarnya kita tidak sedang flu atau pilek. Kenapa hidung selalu berarit ketika kita menangis, ya?

Read More

Yuk, cari tahu!

Keluarnya air dari hidung saat menangis bisa sedikit, atau kadang cukup banyak sampai kita merasa terserang flu atau pilek.

Bahkan begitu banyaknya hingga teman-teman mungkin harus membuangnya seperti saat pilek menyerang.

Banyak atau sedikitnya jumlah cairan yang keluar dari hidung ini terkadang dipengaruhi oleh seberapa dalam tangisan kita.

Misalnya, jika hanya menitikkan air mata, hidung tidak akan terlalu berair atau bahkan tidak mengeluarkan air sama sekali.

Sementara jika kita menangis tersedu-sedu, biasanya cairan yang keluar dari hidung cukup banyak sampai bisa disedot seperti sedang flu dan pilek.

Mungkin teman-teman bertanya-tanya apa penyebab di balik hidung berair saat menangis?

Jadi, sebenarnya ketika kita menangis, air tidak hanya keluar dari mata dan mengalir di pipi, melainkan juga masuk ke bagian bawah kelopak mata.

Ternyata, di bagian bawah kelopak mata ada saluran yang terhubung langsung dengan hidung, bernama duktus nasolakrimal.

Duktus nasolakrimal berada di bagian ujung mata yang paling dekat dengan hidung.

Sebagian air mata yang tidak mengalir keluar ke pipi akan masuk ke dalam saluran ini, kemudian masuk ke dalam rongga hidung.

Setelah berada di dalam hidung, cairan yang sebenarnya air mata tersebut kemudian bercampur bersama lendir dan zat lainnya pada hidung.

Baru kemudian keluar mengalir dari hidung. Itulah mengapa hidung terasa berair saat sedang menangis.

Singkatnya, cairan tersebut murni air mata dan bukan ingus seperti ketika sedang flu dan pilek.

Hanya saja, kadang terasa kental karena telah tercampur dengan lendir dan berbagai zat lainnya yang ada pada hidung.

Related posts