Keluarga ngotot adakan pernikahan, pengantin pria meninggal dan 95 tamu positif Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi pernikahan

PATNA / INDIA Seorang pengantin pria di India meninggal dan 95 orang tamu undangan yang hadir di pernikahannya positif Corona.

Sebelumnya pada 15 Juni lalu, keluarga sang pengantin pria memaksa pria 30 tahun itu untuk tetap melaksanakan pernikahan yang dilaksanakan di desa kecil di distrik Patna, meskipun sang pengantin pria telah menunjukkan gejala mirip Covid-19.

Read More

Insinyur software itu telah mengeluhkan demam sebelum upacara pernikahan, tapi keluarganya memintanya untuk minum paracetamol dan membujuknya untuk tetap melaksanakan upacara pernikahan.Namun dua hari setelah pernikahannya, pria itu meninggal karean kondisinya yang memburuk.Menurut outlet berita India, First Post, departemen kesehatan mengatakan bahwa 15 dari kerabat sang pria dites positif.

Setelah penyelidikan dan menguji lebih dari 350 orang, tercatat ada 95 orang positif Corona.Kepada Business Today, petugas berkata bahwa tamu undangan melanggar aturan social distancing dan lockdown. Mereka juga mengkonfirmasi bahwa keluarga tidak seharusnya melanjutkan pernikahan, apalagi aturan menyatakan hanya 50 orang yang boleh datang di acara pernikahan.

Namun lebih dari 350 orang datang di pernikahan tersebut.Dr Abha Kumari berkata kepada The Times, bahwa berita kematian mempelai pria tersebut telah tersebar ke seluruh desa.

Sehingga pusat tes segera dibangun untuk memenuhi permintaan tes.Namun Dr Kumari berkata ketika tim medis datang ke rumah keluarga mempelai pria, mereka memberitahu mereka bahwa putranya meninggal karena serangan jantung.

Related posts