Nah ini 5 Penyebab Anda Memiliki Dagu Berlipat

  • Whatsapp
Dagu Berlipat

Memiliki dagu berlipat atau double chin, rangkap dua atau bahkan rangkap tiga, adalah kondisi yang umum. Ketika lapisan di bagian leher menjadi cukup besar maka akan membentuk kerutan seperti dagu tambahan. Meskipun secara medis dagu berlipat tidak menandakan masalah kesehatan, banyak orang menganggapnya tidak enak dilihat. Dagu berlipat juga sering dikaitkan dengan kenaikan berat badan, padahal ada beberapa faktor penyebab lain. Ternyata penyebabnya bisa sangat kompleks. Inilah 5 penyebab paling umum mengapa orang cenderung memiliki dagu berlipat.

1. Kelebihan berat badan

Penyebab paling umum dari dagu berlipat adalah kelebihan lemak. Ketika berat badan bertambah, lemak akan disimpan di seluruh tubuh, termasuk di wajah dan di bawah dagu. Ini tergantung pada jenis tubuh Anda, jika Anda memiliki postur tubuh besar, mungkin kenaikan berat badan ini akan tertimbun pada bagian perut atau paha. Namun, bagi sebagian yang lain, lemak ini bisa ikut muncul di dagu sehingga menyebabkan dagu tampak berlipat.

2. Genetis

Jika Anda melihat beberapa anggota keluarga Anda memiliki dagu berlipat, maka kemungkinan besar Anda dapat memilikinya juga.

3. Struktur wajah

Secara khusus, orang dengan garis rahang yang tidak tegas lebih rentan memiliki dagu berlipat. Ini membuat area kulit jadi tampak berlebihan. Ini yang menjadi alasan utama mengapa beberapa orang memiliki tubuh kurus juga bisa memiliki dagu berlipat.

4. Kulit yang menua

Kulit mulai kehilangan elastisitasnya seiring dengan bertambahnya usia sehingga menyebabkan kulit menjadi kendor dan menimbulkan dagu berlipat. Pada pertengahan usia 20-an kita, jumlah kolagen yang diproduksi kulit mulai menurun. Ketika ini terjadi, kulit mulai kehilangan elastisitasnya. Semakin tua, semakin sedikit kolagen yang diproduksi. Ketika kulit di bawah rahang mulai mengendur, ini menciptakan efek dagu ganda. Menjalankan perawatan kulit sejak dini dan menjalani gaya hidup sehat dapat membantu mencegah efek penuaan ini.

5. Postur tubuh yang buruk

Ketika memakai ponsel, kita cenderung mengerutkan leher ke bawah. Selain berpotensi menyebabkan sakit leher, postur ini juga berakibat buruk bagi otot platysma, yang menghubungkan leher ke dagu. Ketika otot ini melemah, mengakibatkan berkurangnya elastisitas di sekitar rahang dan efek kendur.

Related posts