Perhatikan Asupan Gizi Ibu Hamil di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
ilustrasi Ibu Hamil

Pandemi Covid-19 membuat semua orang khawatir, tak terkecuali para ibu hamil. Oleh sebab itu, penting untuk lebih memperhatikan masa-masa kehamilan pada saat ini.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Eric Kasmara, Sp. OG mengatakan, sebenarnya tidak terlalu ada perbedaan dalam menjaga kehamilan pada masa sebelum dan ketika pandemi Covid-19.

Read More

Asupan gizi pada masa kehamilan tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk kesehatan kandungan.

“Ibu hamil harus terima asupan gizi yang baik, yang mencakup empat sehat lima sempurna,” katanya dalam webinar Rumah Sakit Pondok Indah bertajuk “Persiapan Persalinan di Masa New Normal”, Kamis (18/6/2020).

Berikut paparannya:

1. Karbohidrat

Untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, ibu hamil bisa mendapatkannya dari nasi, roti, dan sereal.

2. Protein

Sementara itu, protein bisa didapat dari daging, telur, hewan laut, dan kacang-kacangan.

3. Lemak

Selain karbohidrat dan lemak, nutrisi penting yang juga diperlukan pada masa kehamilan untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang janin adalah lemak. Kebutuhan lemak yang baik bisa didapat dari daging dan telur.

4. Serat, vitamin dan mineral

Perlu juga untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral yang bisa didapat dari konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Serat berfungsi untuk memperlancar buang air besar, sehingga membantu mengatasi sembelit yang sering dialami saat hamil.

5. Susu

Konsumsi susu juga diperlukan. Namun, diutamakan susu sapi dan produk turunannya seperti yogurt dan keju.

“Susu-susu kacang-kacangan boleh-boleh saja, cuma susu kacang itu protein nabati, kalau untuk kalsium lebih baik susu sapi,” kata dr. Eric.

6. Air putih

Ibu hamil juga perlu mendapatkan asupan cairan yang cukup dengan banyak minum, terutama air putih. Sebaliknya, hindari minuman yang mengandung alkohol selama kehamilan.

dr. Eric mengatakan, masa kehamilan memang membuat ibu lebih sering buang air kecil. Itu adalah hal yang normal.

Oleh sebab itu, Ibu hamil tidak boleh mengurangi minum untuk menghindari kencing karena bisa menyebabkan dehidrasi.

“Jadi gunakan botol untuk bisa menakar minum. Dalam satu hari minimal dua liter,” ujarnya.

7. Yodium

Mengonsumsi garam beryodium baik untuk Ibu hamil, tapi jangan sampai berlebihan. Yodium berfungsi mengatur suhu tubuh, membentuk sel darah merah, fungsi otot, dan saraf.

Hal yang juga penting untuk diperhatikan adalah menghindari makan di luar. Utamakan makan makanan segar yang dimasak sendiri untuk menjamin keamanan makanan, terlebih di tengah masa pandemi.

“Makan di luar dikurangi, takut enggak higienis. Masa work from home ini dimanfaatkan untuk belajar masak di rumah,” tutup dr. Eric.

Related posts