Wah ! Aplikasi TikTok Palsu Beredar di India

  • Whatsapp
TikTok

Sejumlah pengguna TikTok di India pekan lalu dikejutkan oleh temuan aplikasi video berdurasi singkat tersebut tidak lagi dapat diakses di negara itu.

Setelah bentrok yang terjadi antara tentara India dan Tiongkok di perbatasan Himalaya, pemerintah India memblokir platform tersebut, bersamaan dengan 58 aplikasi buatan Tiongkok lainnya.

Read More

Namun sejumlah pengguna menemukan cara lain untuk mengunggah video berdurasi 15 detik karya mereka. Melalui pesan teks di kalangan pengguna internet India, beredar undangan untuk mengunduh aplikasi bertajuk TikTok Pro.

Mengutip South China Morning Post, TikTok Pro ini tidak terkait dengan aplikasi TikTok, seperti yang disampaikan oleh pihak pengembang aplikasi tersebut, ByteDance. Mengusung nama dan logo yang sama, aplikasi ini tidak menyediakan akses ke video lain dari TikTok.

Selain itu, aplikasi TikTok Pro juga tidak memungkinkan pengguna untuk menciptakan video karya mereka. Alih-alih, aplikasi ini membombardir pengguna dengan iklan dan tautan untuk mengunduh aplikasi lainnya.

Aplikasi tiruan ini juga meminta izin untuk mengakses foto, file, kontak, lokasi, pesan dan lainnya dari perangkat pengguna, berpotensi mengungkap data pribadi sehingga pengguna terpapar kepada malware dan spyware.

Pengguna India telah melaporkan pada media sosial bahwa mereka menerima berbagai pesan teks dengan tautan URL ke aplikasi tersebut. Mengetuk tautan akan secara otomatis mengunduh TikTok Pro, yang meminta pengguna Android untuk mengubah pengaturan guna mengizinkan instalasi aplikasi dari sumber yang tidak dikenal.

Pengguna Twitter bernama Purushotham gowd juga memprediksi bahwa pesan secara otomatis diteruskan ke kontak di perangkat saat penerima pesan mengklik tautan. Hingga saat ini masih belum tersedia informasi terkait jumlah pengguna yang telah tertipu oleh, ataupun atau pengembang aplikasi ini.

Media lokal mengimbau masyarakat untuk tidak mengunduh TikTok Pro untuk alasan keamanan. Namun sejumlah besar masyarakat India, termasuk satu juta influencer yang menghabiskan waktu dalam durasi signifikan pada platform ini, telah mengekspresikan kekecewaan terhadap keputusan pemerintah memblokir aplikasi ini di India.

Smeentara itu, pemblokiran TikTok di India ini telah dimanfaatkan sejumlah jejaring sosial pesaing, termasuk Facebook. Jejaring sosial raksasa ini telah mulai menguji fitur Reel di Instagram, di negara berpopulasi terbesar kedua di dunia tersebut.

Related posts