Pebulutangkis Asal Sampit Meninggal Dunia

  • Whatsapp
ilustrasi bulu tangkis

Sampit – Seorang pebulutangkis asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meninggal dunia saat sedang main bulutangkis di sebuah gelanggang olahraga yang berada di Jalan Kembali, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“Iya benar, seorang olahragawan bulutangkis meninggal. Dirinya meninggal saat jatuh ketika main bulutangkis,” ujar Sekretaris Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kotim Cindra, Rabu, 19 Agustus 2020.

Olahragawan tersebut yakni Hairudin (48). Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2020 malam. Dari sejumlah informasi yang dihimpun, ketika itu almarhum sedang bermain bulutangkis. Saat sedang mengambil bola belakang, ia terjatuh. Bagian kepala kemudian terbentur ke matras hingga tidak sadarkan diri. 

“Dari keterangan temannya saat main, almarhum meninggal setelah terjatuh dan kepalanya terbentur, hingga tidak sadarkan diri,” kata Cindra. 

Dirinyapun berbelasungkawa atas meninggalnya olahragawan bulutangkis tersebut. Dia juga mendoakan, semoga amal ibadah almarhum diterima dan meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Sedangkan keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan dan kelapangan dada, serta kesabaran.

Almarhum cukup dikenal di kalangan pebulutangkis di Kotim. Apalagi, anaknya Arif (16), merupakan atlet bulutangkis di Kotim dan pernah juara 3 di tingkat provinsi. Sehingga, meninggalnya almarhum membuat kalangan bulutangkis di Kotim berduka.

Related posts