Dalam Sepekan Harga Emas Naik ke Level Tertinggi

  • Whatsapp
Ilustrasi Net

JAKARTA – Harga emas naik ke level tertinggi dalam sepekan pada perdagangan kemarin. Hal tersebut menyusul pelemahan terhadap dolar dan ada harapan tinggi untuk stimulus fiskal tambahan untuk ekonomi Amerika Serikat (AS) menjelang debat Presiden AS yang pertama.

Mengutip data CNBC, Rabu (30/9/2020), harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1,889,85 per ounce. Sementara emas berjangka AS naik 0,7% menjadi USD1,895,70.

Read More

Sementara itu harga Perak naik 1,3% menjadi USD24,02 per ounce, platinum bertambah 0,3% menjadi USD881,90 dan paladium 2,1% lebih tinggi pada USD2.301,78.

Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures mengatakan, kenaikan ini menyusul disetujuinya rencana pemberian stimulus oleh Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin dan Ketua DPR Nancy Pelosi. Hal ini menjadi lingkungan pendukung dari kenaikan harga emas.

“Karena kami melihat prospek stimulus yang lebih baik, kami memahami ada kecenderungan melemahnya mata uang domestik, dalam hal ini dolar melemah dan mendukung emas dan perak,” ujarnya.

Mnuchin dan Pelosi dijadwalkan untuk berbicara pada hari Selasa tentang undang-undang bantuan virus corona, kata penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow.

Ini terjadi setelah Pelosi pada hari Senin mengatakan anggota parlemen Demokrat mengumumkan tagihan bantuan virus corona senilai USD2,2 triliun atau sekitar Rp32.737 triliun (mengacu kurs Rp14.800 per USD).

Kepala Analis Logam Mulia di HSBC James Steel dalam sebuah catatan mengatakan, emas, dipandang sebagai investasi yang terlindungi nilainya dari inflasi dan depresiasi mata uang, telah naik sekitar 24% sepanjang tahun ini didukung oleh stimulus moneter dari bank sentral utama dan pemerintah.

Related posts