5 Manfaat Tempe untuk Kesehatan, Murah dan Bergizi

  • Whatsapp
ilustrasi tempe

Tempe merupakan makanan dengan bahan dasar kacang kedelai. Bagi para vegetarian, tempe bisa digunakan sebagai alternatif daging.

Tempe dibuat dengan cara difermentasi dengan sejenis jamur yang disebut rhizopus. Jika dilihat lebih dekat, zat putih pada tempe merupakan produk sampingan dari jamur yang disebut miselium.

Read More

Proses fermentasi dalam pembuatan tempe membuat makanan nabati ini kaya akan nutrisi dan lebih mudah dicerna.

Kedelai yang diproses dengan fermentasi lebih baik dibandingkan kedelai tanpa fermentasi dalam hal mencegah diabetes tipe 2 agar tidak semakin parah.

Meski demikian, para ilmuwan masiih perlu melakukan lebih banyak pengujian untuk mendapatkan bukti-bukti yang kuat mengenai hal tersebut.

Tempe termasuk makanan yang bergizi karena mengandung vitamin B12 dan merupakan sumber protein yang lengkap.

Terdapat 9 asam amino esensial yang terkandung dalam tempe. Asam amino tersebut dibutuhkan tubuh untuk kesehatan tulang dan otot.

Tempe tidak mengandung kolesterol. Mengonsumsinya adalah cara yang baik untuk mendapatkan asupan vitamin B, serat, zat besi, kalsium, dan mineral lainnya.

Sebanyak 3 ons tempe mengandung 140 kalori, 16 gram protein, 5 gram lemak (2 gram lemak jenuh, 2 gram lemak tak jenuh ganda, dan 1 gram lemak tak jenuh tunggal), 10 gram karbohidrat, serat, kalsium, dan zat besi.

Di samping itu, seperti makanan turunan kacang kedelai lainnya, tempe juga memiliki kandungan isoflavon.

Isoflavon merupakan bahan kimia yang disebut fitoestrogen yang memiliki sifat antioksidan dan melawan kanker.

Selengkapnya, dilansir dari WebMD, berikut adalah manfaat tempe yang sangat baik bagi kesehatan:

1. Menurunkan tekanan darah

2. Melindungi kesehatan hati

3. Mengatasi peradangan

4. Membantu meredakan hot flashes akibat menopause

5. Meningkatkan kesehatan tulang

Bagi orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS), tempe merupakan alternatif yang baik karena produk kacang ini tidak mengakibatkan kembung.

Tempe sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki alergi terhadap kacang kedelai dan gangguan tiroid.

Ada beberapa kekhawatiran akan kedelai yang mungkin dapat memengaruhi cara kerja tiroid atau bagaimana tubuh menyerap obat tiroid.

Oleh sebab itu, orang dengan gangguan tiroid sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai produk-produk kedelai seperti tempe.

Related posts