Q&a ; Apakah Telur di Jepang Rasanya Berbeda ?

  • Whatsapp
Telur jepang

Di jawab di Quora Indonesia oleh Amalia Kobayashi:

Telur Jepang mungkin tidaklah terlalu berbeda pada rasanya dengan telur Indonesia, apalagi kalau dimasak dengan memasukkan bumbu rempah dan penyedap rasa.

Read More

Namun hal yang paling menarik perhatian saya adalah semakin mahal telur disini semakin TIDAK BERBAU DAN BERASA AMIS lah mereka.

Sumber: https://www.tsunagujapan.com/tamago-kake-gohan/

Fyi; Orang Jepang mempunyai kebiasaan untuk memakan nasi panas dilengkapi dengan telur mentah yang masih fresh. Biasanya mereka hanya menambahkan syouyu untuk perasa dan itu sudah sangat enak. Orang Jepang menyebut menu ini sebagai Tamago kake gohan.

Kebiasaan ini dimulai dari ayahnya pelukis Ryusei Kishida dan pengusaha Ginkō Kishida (tahun 1833-1905) mereka dipercaya adalah orang pertama di Jepang yang makan tamago kake gohan.

Hal ini jugalah mengapa orang Jepang sangat sensitif dengan rasa amis pada telur serta kebiasaan mengkonsumsi telur yang fresh.

Dan, karena Ini jugalah maka pengolahan telur ayam dijepang sangat dikawal ketat dari pemberian makanan pakan untuk ayam sampai pembersihan kulit telur agar tidak terkena dan atau tersentuh bakteri salmonela.

Di Jepang kita ga bakalan melihat telur yang masih dihinggapi kotoran ayam dijual di swalayan atau pasar tradisional.

Peraturan sanitasi untuk peternakan ayam Jepang lebih ketat daripada di banyak negara lain, peternak ayam Jepang memakai lebih banyak alat pelindung saat memasuki kandang, dan tindakan pencegahan ekstra diambil untuk mencegah ayam bersentuhan dengan sumber penularan seperti burung liar, serangga, dan hewan lainnya.

Ini mengarah pada kemungkinan yang jauh lebih rendah bahwa ayam itu sendiri terinfeksi salmonella dan oleh karena itu mengurangi risiko penularan ke telur. Dan Hal Ini dilakukan dengan menggabungkan kekuatan manusia dan alat elektronik.

Telur di Jepang dijadikan budidaya dengan menggunakan teknologi canggih namun tetap memakai cara alamiah untuk memastikan ayam tidak stress sehingga menghasilkan telur yang berkualitas tinggi.

Cangkang telur : Tentang warna cangkang telur, untuk swalayan mungkin hanya ada dua warna putih dan coklat. Namun sesungguhnya telur ayam di Jepang mempunyai 4 warna. Putih, putih seperti telur biasa atau ayam kampung di Indonesia juga bisa kita temukan, coklat serta hijau (mirip telur itik).

Hal ini tergantung dari peternakan telur serta jenis varian ayamnya juga. Jenis ayam broiler paling sering menelurkan telur berwarna putih serta harganya juga yang paling terjangkau.

Untuk telur yang berwarna hijau berasal dari ayam Aracauna, penampakan dibawah ini :

Dengan rasa telur yang paling manis daripada telur yang lainnya.

Kekentalan telur : Untuk kekentalan putih serta kuning telur semua ini hanya bisa dihasilkan oleh ayam yang masih berumur kurang dari 2 tahun. Lebih dari usia ini maka telur yang dihasilkan akan menjadi cair. Namun ttg nutrisi tidak ada masalah.

Di Jepang, kita bisa mencari telur sesuai kebutuhan kita karena beberapa produsen telur ayam kadang memasukkan telur yang kaya akan vitamin D, E ataupun zat besi. Jadi kita bisa memilih pack telur sesuai kebutuhan kita.

Semua ini karena saat ayam diternakkan, mereka diberi pakan yang sangat spesial seperti diberi serat makanan, vitamin, mineral, DHA, bawang putih, sayur2an.

Untuk telur ayam di swalayan pakan makanan mereka adalah jagung dan sereal dengan komponen gizi seperti minyak dari tumbuhan yang mengandung asam amino serta sumber protein, mereka juga diberi kalsium karbonat agar cangkang mereka lebih kokoh.

Warna kuning telur : Lalu, Ada juga telur yang berwarna lebih orange dari pada telur ayam biasa yang dijual di swalayan.

Foto dengan sumpit adalah contoh kuning telur yang berwarna orange. Sumber: Google

Untuk telur yang berwarna orange ini, saya pernah melihat di televisi mereka memberi makan Ayam dengan ekstrak paprika serta wortel.

Sedangkan untuk gizi sebenarnya sama meski beberapa orang disini beranggapan bahwa semakin orange warna kuning telur maka semakin bergizi lah telur tersebut. padahal hal ini tergantung dari makanan yang dimakan oleh si ayam.

Untuk menghasilkan telur yang berkualitas tinggi ada beberapa telur di swalayan juga melebihkan asupan vitamin dan mineral yang diinginkan konsumen.

Telur di Jepang juga mempunyai masa pakai dan waktu kadaluarsa. Jadi telur tersebut lebih baik di konsumsi sebelum tanggal yang terdapat di pack nya.

Telur di Jepang lebih murah dari di Indonesia? Benar bila dibandingkan dengan telur yang dijual di swalayan biasa.

Namun disini ada juga perusahaan yang menjual telur 20 butir dengan harga 15.000 yen atau sekitar 1.980.000 rupiah ( kurs rupiah 132 :1 yen)

Penampakan telur termahal di Jepang. Sumber: Google

Jadi apakah telur di Jepang berbeda rasa dengan telur di negara lain?? Jawabannya sih menurut saya pribadi BENAR, rasanya berbeda. Telur Jepang minim rasa amis dan aman di konsumsi mentah plus hanya telur fresh lah yang biasa kami makan disini.

Sumber:

1. https://www.tsunagujapan.com/tamago-kake-gohan/

2. https://hstylebook.com

3. https://poke-m.com/stories/727

Related posts