5 Kalimat yang Bikin Suami Sakit Hati

  • Whatsapp
ilustrasi suami

Ketika menjalin biduk rumah tangga, diperlukan kompromi antara suami dan istri. Hal ini sangat penting agar pernikahan bisa berjalan dengan lancar dan berlangsung lama.

Oleh sebab itu, antara suami dan istri pun harus saling menghormati. Salah satu caranya dengan menjaga lisan agar tak menyakiti salah satu pihak.

Read More

Namun, ada kalanya wanita sebagai sosok yang sensitif tanpa sadar mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati suaminya. Terlihat sepele, tetapi hal tersebut pada akhirnya membuat hubungan menjadi rengang.

Berikut ini beberapa kalimat yang harus dihindari para istri agar tak menyakiti hati suami:

1. Merendahkan

“Emangnya berapa sih?”. Jangan pernah wanita mengatakan hal merendahkan seperti ini pada pasangan.

Sebab, pria sangat sensitif bila membahas mengenai finansial. Ia bisa sangat membenci kamu bila direndahkan dengan pertanyaan tersebut.

2. Terserah

Meski seolah mengalah, ucapan “Terserah, memang aku selalu salah”, merupakan kalimat yang menunjukkan perasaan wanita yang tak mau kalah.

Saat kamu mengucapkan hal tersebut, itu akan membuat pria tidak dapat berkutik lagi selain harus meminta maaf dan mengatakan bahwa ia yang salah.

Jika pria tak mau minta maaf, wanita harus siap-siap kehilangan pasangannya.

3. Menyindir fisik

“Emang kamu cuma pandang aku secara fisik!” Pernyataan seperti ini biasanya diucapkan wanita ketika sudah emosi.

Meski memandang rendah dirinya sendiri dihadapan pasangannya, namun hal itu bisa membuat pria terluka. Karena secara sadar, seorang wanita menyimpulkan sendiri kekurangannya dengan berharap pasangannya merasa bersalah.

Padahal, meski pria merupakan makhluk visual, tapi tidak semua pria bermata keranjang.

4. Menjadi berubah

Salah satu kalimat yang paling sering dilontarkan dalam sebuah hubungan yakni, “Kamu beda, kamu berubah nggak kayak dulu”.

Ketika wanita sudah mengucapkan kalimat tersebut. Pria otomatis akan berpikir apa yang sebenarnya berubah darinya. Jika tak menemukan solusi, maka perjalanan asmara yang akan dilalui akan begitu sulit dan berat.

5. Turun di pinggir jalan

“Turunin aku di sini sekarang!”, kalimat ini sering kali terjadi saat dalam perjalanan, emosi yang terlalu meluap membuat wanita akan melontarkan kalimat tersebut.

Diposisi seorang pria, bila ia dalam keadaan sadar, pasti akan merayu dan membujuk pasangannya untuk tetap bersama dan mengantarnya pulang.

Namun, tak jarang pria juga dalam keadaan emosi yang akhirnya membiarkan bahkan meninggalkan pasangannya di tepi jalan.

Related posts