Konsumsi Vitamin C Setiap Hari, Apakah Berbahaya atau Tidak ?

  • Whatsapp
ilustrasi vitamin c

Asam askorbat, atau lebih dikenal dengan vitamin C, adalah salah satu jenis nutrisi yang mudah larut dalam air.Iklan –

Jenis nutrisi ini berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Read More

Selain dari makanan sehari-hari yang bersifat alami, seperti jeruk, brokoli, dan kiwi, vitamin C juga bisa diperoleh dari suplemen.

Konsumsi vitamin C setiap hari, terutama dalam bentuk suplemen, banyak diandalkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

Lalu, apakah aman minum suplemen vitamin C setiap hari? Atau, hal tersebut malah dapat menimbulkan efek samping yang merugikan tubuh? Yuk, cari tahu faktanya!

Amankah Mengonsumsi Vitamin C Tiap Hari?

Faktanya, konsumsi vitamin C sangat bermanfaat bagi tubuh. Bahkan, mengonsumsi lebih banyak vitamin tersebut dikatakan dapat meningkatkan kadar antioksidan darah hingga 30 persen.

Selain itu, konsumsi vitamin C juga bermanfaat untuk orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Disebutkan bahwa konsumsi vitamin tersebut secara rutin dapat menurunkan risiko akibat penyakit tekanan darah tinggi atau penyakit jantung.

Mengetahui manfaatnya tersebut, apakah boleh minum suplemen vitamin C setiap hari? Pada dasarnya, suplemen vitamin C aman dan baik dikonsumsi setiap hari, terutama bagi Anda yang sering terpapar polusi maupun asap rokok.

Selain itu, Anda yang sedang terserang infeksi, seperti radang tenggorokan, juga perlu mengonsumsi vitamin C agar daya tahan tubuh bisa meningkat dan berfungsi optimal. Dengan cara ini, penyakit pun bisa segera sembuh.

Efek Samping Jika Kelebihan Vitamin C

Meski aman, Anda tetap harus memperhatikan jumlah vitamin C yang dikonsumsi sehari-hari.

Jika berlebihan, sangat mungkin muncul berbagai efek samping yang merugikan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa efek samping kelebihan konsumsi vitamin C:

1. Masalah Pencernaan

Efek yang paling sering muncul akibat kelebihan vitamin C adalah masalah pencernaan, seperti mual, dan muntah.

Tak hanya itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah berlebih juga dapat menyebabkan nyeri di bagian ulu hati akibat gangguan asam lambung. Hal ini karena vitamin tersebut bersifat asam.

2. Masalah Ginjal

Kebanyakan minum vitamin C dapat pula menimbulkan efek samping pada ginjal. Hal ini karena vitamin C yang tidak diserap tubuh akan dibuang melalui ginjal.

Konsumsi sebanyak lebih dari 1.000–2.000 miligram vitamin C per hari dapat menjadi faktor risiko terbentuknya batu ginjal.

3. Kelebihan Zat Besi

Fakta menyebut, penyerapan zat besi dapat meningkat hingga 67 persen dengan mengonsumsi suplemen vitamin C 100 miligram bersama dengan makanan.

Kendati demikian, manfaat tersebut justru dapat merugikan pada orang-orang dengan risiko penumpukan zat besi, misalnya hemokromatosis.

Kelebihan zat besi dapat menyebabkan berbagai gangguan dalam tubuh, termasuk kerusakan organ jantung, hati, dan saraf.

Namun, risiko kondisi tersebut tergolong minim apabila Anda bukanlah seseorang yang memiliki faktor risiko penumpukan zat besi.

4. Ketidakseimbangan Nutrisi

Kelebihan konsumsi vitamin C disebut-sebut dapat menurunkan kadar vitamin B12 dan tembaga dalam tubuh.

Padahal, keduanya senyawa tersebut merupakan vitamin dan mineral yang juga penting untuk berbagai fungsi organ vital.

5. Memicu Osteofit

Kelebihan kadar vitamin C dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terbentuknya osteofit atau taji tulang, yang dapat mencetuskan rasa nyeri.

Batas Aman Konsumsi Vitamin C

Guna menghindari risiko efek samping, penting untuk mengetahui dosis vitamin C per hari.

Menurut National Institutes of Health, dosis vitamin C  harian yang direkomendasikan berdasarkan usia adalah sebagai berikut:

  • Usia 0–6 bulan: 40 miligram.
  • Usia 7–12 bulan: 50 miligram.
  • Usia 1–3 tahun: 15 miligram.
  • Usia 4–8 tahun: 25 miligram.
  • Usia 9–13 tahun: 45 miligram.
  • Laki-laki usia 14–18 tahun: 75 miligram.
  • Wanita usia 14–18 tahun: 65 miligram.
  • Pria dewasa: 90 miligram.
  • Wanita dewasa: 75 miligram.
  • Wanita hamil: 80–85 miligram.
  • Wanita menyusui: 115–120 miligram.

Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter terkait dosis vitamin C yang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan kondisi tubuh.

Pilihan Vitamin C yang Aman Dikonsumsi

Anda boleh-boleh saja mengonsumsi vitamin C setiap hari. Dengan catatan, tidak dalam jumlah berlebihan.

Anda pun mesti mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dengan mengonsumsinya dari sumber alami, seperti buah dan sayur. 

Jika asupan sehari-hari kurang memadai, Anda bisa memilih suplemen tambahan dalam bentuk obat maupun minuman bervitamin, salah satunya .

ORONAMIN C adalah satu-satunya minuman kesehatan yang memiliki kandungan vitamin lengkap, yang aman dikonsumsi sehari-hari.

Dalam satu botol ORONAMIN C terkandung vitamin C, vitamin B2, B3, dan B6, serta madu. Satu botol ORONAMIN C juga mengandung sebanyak 145 miligram yang setara dengan 5 kali jeruk lemon, lho!

Anda tak perlu khawatir akan tingkat keamanannya. Pasalnya, vitamin C yang bagus seperti ORONAMIN C tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna, pemanis buatan.

Produk ini pun sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adanya soda dalam ORONAMIN C membantu memberikan sensasi segar ketika Anda minum.

Selain itu, soda dapat pula menghambat pertumbuhan mikroba dan membantu menjaga kandungan vitamin C dalam produk.

Hal lain yang tak kalah penting, yaitu ORONAMIN C hadir dengan kemasan dalam botol cokelat yang membantu melindungi kandungan di dalamnya agar tak rusak akibat paparan sinar matahari.

Jadi, sudahkah Anda mengonsumsi ORONAMIN C hari ini? Tetap ingat untuk memperhatikan anjuran dosis dan saran penyajian, agar manfaatnya bisa benar-benar Anda rasakan.

Jangan lupa juga untuk tetap mengimbangi konsumsi ORONAMIN C dengan makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup, terlebih jika saat ini Anda mulai work from office atau banyak berkegiatan di luar rumah.

Related posts